0

tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap siswi SD berusia 8 tahun berhasil di tangkap oleh polisi pada 22 mei 2017 .tersangka berhasil di tangkap stelah polisi berhasil menembak kaki dari tersangka sebanyak 6 kali .sebelumnya foto tersangka ini sempat beredar dio sosial media akun instagram milik @palembang.update foto pria ini di duga ssebagai pelaku yang di  kirimkan dari penguna instagram pada 21 mei 2017 dengan kalimat "min toilong di respost min daerah kertapati yang memperkosa dan membunuh bocah berusia 8 tahun"

Live casino dalam postingan tersebut netizen juga memberikan ciri ciri tersangka dengan kepala botak dan memiliki tato di sekujur tubuhnya ,nhetizen tersebut juga mempostingkan foto sang tersangka ,apolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono Hari Bawono puyn mengatakan tentang adanya penangkapan terhadap tersangka Ican. Tersangka hingga kini  masih diperiksa penyidik setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Agent casino terpecaya "Ya benar, dini hari ditangkapnya, kita tembak karena mau kabur saat disergap," ungkap Wahyu, Selasa (23/5).Namun, Wahyu belum menjelaskan secara rinci terkait motif dan kronologis kejadian. "Nanti akan kita ekspos langsung," pungkasnya. Seperti diketahui, jasad NP (8) ditemukan tewas di kamar rumah warga, Jamilah (50) dengan posisi di dalam karung, Sabtu (20/5) malam. Dugaan kuat, korban menjadi korban perkosaan oleh pelaku yang masih diburu polisi.Korban sebelumnya dilaporkan kakeknya ke polisi karena sudah sehari tidak pulang. Alhasil, beberapa warga melakukan pencarian di sekitar rumahnya di Jalan KI Marogan, Lorong Aman, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang.

Barulah, seorang saksi, Andre (20) menemukan jenazah korban di kolong ranjang rumahnya dalam posisi terbungkus karung. Rumah saksi bertetangga dengan korban.Warga kaget karena menemukan banyak kejanggalan atas kematian korban. Sebab, bagian kelamin dan anus korban terdapat luka robek. Jenazahnya langsung dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan visum.

Polisi mencurigai seorang pria berinisial I (45) sebagai pelakunya. Hal ini berdasarkan keterangan saksi yang melihat korban bersama I sebelum hilang. Sayangnya, I telah kabur setelah jasad korban ditemukan.

Posting Komentar

 
Top