0

Livecasino338 - Terdakwa kasus pidana perpajakan, Safriadi alias Safrianto, divonis 10 bulan penjara di Pengadilan Tipikor Medan.

Ia terbukti melakukan tindak pidana perpajakan berupa penyalahgunaan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan pengukuhan pengusaha agen casino online kena pajak dan penggunaan faktur- faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya dengan tujuan mendapatkan restitusi pajak. Akibat perbuatannya negara dirugikan Rp3,24 miliar.

Majelis hakim diketuai Jonni Simanjuntak menilai Direktur CV Sejati Galang Bersama ini secara sah dan meyakinkan terbukti bersama-sama dengan Andri Yansen Bangun (berkas terpisah) melanggar Pasal 39 Ayat (1) huruf b jo Pasal 43 (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

"Menghukum terdakwa Safriadi oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 bulan dipotong masa tahanan," ucap majelis hakim.

Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum casino online cimb (JPU). Sebelumnya ia dituntut penjara selama 15 bulan. Menanggapi putusan itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya mengaku menerima. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) pikir-pikir selama tujuh hari.

Kasus ini merupakan pengembangan yang dilakukan Penyidik Kanwil DJP Sumatera Utara II dari kasus sebelumnya yang melibatkan terdakwa Andri Yansen Bangun, yang telah divonis dua tahun penjara.

Diketahui, kurun waktu 2008-2009, Safriadi Alias Safrianto judi online cimb mendirikan berbagai perusahaan dengan sengaja menerbitkan atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya.


Posting Komentar

 
Top