0
Tersangka Pungli BPN Berkasnya Masih Belum Lengkap


Livecasino338 Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah memeriksa berkas perkara milik, MH, tersangka kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deliserdang. Namun, berkas itu masih dinyatakan belum lengkap (P-19).

"Berkas sudah diteliti jaksa penuntut umum (JPU) dan hasil penyelidikan poker cimb masih belum lengkap. Makanya kita akan mengembalikan berkas perkara untuk dilengkapi (P-19) ke Polda Sumut," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian.

Ia menyebutkan JPU sudah memberikan petunjuk teknis untuk segera dilengkapi penyidik kepolisian. Setelah dilengkapi berkas perkara tersebut kemudian dinyatakan lengkap atau P-21. Selain itu, lanjutnya, pihaknya sudah menunjuk tim JPU yakni Fitri Zulpahmi bersama rekan-rekan.

"Kita sudah beri petunjuk untuk dilengkapi. Untuk JPU judi online cimb sudah ada timnya, jadi tinggal menunggu berkas dilengkapi," sebutnya.

Diketahui, tersangka MH merupakan mantan Kepala Seksi Survei, Pengukuran dan Pemetaan Kantor Pertanahan BPN Deliserdang. Ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut pada 10 Februari 2017 lalu di kantor BPN Deliserdang.

Berdasarkan keterangan para saksi tersangka diduga memaksa meminta sejumlah uang pungutan tidak resmi untuk penerbitan tujuh persil peta bidang tanah, yang sedang ditangani.

Saksi-saksi tersebut antara lain, Suheri selaku korban, Kalvin Andar Sembiring selaku Kepala BPN Deliserdang, Evila selaku sopir Malthus, Indera Imanuddin selaku Kepala Seksi Hak Tanah dan Pendataran Tanah.

Kemudian, Bestlin Panggabean selaku Staf BPN, Hendri selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pertanahan, Irwan Muslim selaku Kasubsi Pengukuran, Imelda Murni selaku staf dan Ayu Juliani selaku honorer. Dari OTT tersebut, polisi mengamankan uang mencapai miliaran rupiah beserta dokumen-dokumen.

Follow you heart but take your brain with you


Posting Komentar

 
Top